iPodiatry

Updates of whats up in Podiatry

Treating Hallux Rigidus with Rigid Carbon Plates

Soreness in the big toe joint that hurts when walking is generally frequently as a result of osteoarthritis and is frequently given the term more commonly called hallux rigidus when the joint is really rigid or hallux limitus if it is not too inflexible. Hallux rigidus is painful whenever walking, so if its really painful while resting, then it may well more often than not be gout symptoms than a hallux rigidus. Considering the hallux rigidus, while we are walking and the back heel commences to lift up off the floor, the big toe joint must move for this motion to happen. In the event that movement is limited or there’s a painful osteoarthritis in the big toe joint, then this is not going to be as easy to walk. It is logical when that hallux joint is painful when walking, then a plausible solution to help the pain on motion should be to restrict just how much the joint flexes.

There are many methods to try this. One simple method in which Podiatrists use is with felt padding that could be put on the foot beneath the big toe and ball of the foot or strapping can be utilized to strap the big toe joint. These two are usually really good short term measures, but just impracticable for the long run. Should you prefer a foot support for some other reasons, there’s an expansion that a Podiatrist could add on the front edge of the foot orthotic which is known as a Morton’s extension which they can use to restrict up the big toe joint by reducing bending or flexion of the feet. One other way is by using a carbon fibre insert plate that typically are less than 2mm thick so they can fit easily into the footwear and therefore are very inflexible. These kinds of carbon fibre plates are often used to treat hallux rigidus and other issues for example turf toe which need to limit the movement in the joint. The research evidence is these rigid insoles are rather good at reducing the pain in the hallux joint in these kinds of problems. An alternate way to manage the discomfort from the osteoarthritis and hallux rigidus could be to simply use shoes which are more inflexible across the ball of the foot. The more flexible the sole of the footwear is, the more that the big toe or hallux joint will flex and the much more likely it is to be painful when walking. There are a few types of footwear, especially the Hoka running footwear, that have a rocker and additional cushioning included in them which are especially helpful at this. The effect of the rocker in these shoes is that the great toe or hallux doesn’t have to flex just as much as the foot moves forward on the rocker. A pedorthist or footwear tech may add a rocker to many different types of shoes to obtain the same thing.

When you have hallux rigidus or arthritis in the big toe joint, then there are alternatives for the short term to take care of the discomfort and possibilities in the longer term to manage the movement of the big toe joint that it is not as painful.

April 14, 2023 Posted by | Arthritis, Foot Problems | Comments Off on Treating Hallux Rigidus with Rigid Carbon Plates

Jangan Salah Pilih! Tips Sepatu Lebaran Anak Agar Kaki Sehat

Momen menjelang hari raya selalu identik dengan persiapan pakaian baru, termasuk alas kaki untuk buah hati. Namun, sebagai orang tua, sering kali kita lebih mengutamakan model yang lucu atau warna yang mencolok dibandingkan dengan aspek kesehatan biomekanika. Padahal, struktur tulang kaki anak masih dalam tahap perkembangan yang sangat fleksibel, sehingga penting untuk diingat agar Anda jangan salah pilih dalam menentukan sepatu yang akan digunakan seharian saat bersilaturahmi. Alas kaki yang tidak sesuai tidak hanya membuat anak cepat lelah dan rewel, tetapi juga berisiko menyebabkan gangguan pertumbuhan kaki yang permanen dalam jangka panjang.

Kriteria utama dalam memilih sepatu untuk anak adalah fleksibilitas pada bagian depan. Sepatu yang baik harus mampu menekuk pada bagian bola kaki (depan), bukan di bagian tengah atau lengkungan. Pesan agar jangan salah pilih ini berkaitan erat dengan kemampuan otot kaki anak untuk bergerak secara alami. Jika sol sepatu terlalu kaku, otot-otot intrinsik kaki tidak akan terlatih dengan baik, yang bisa memicu kondisi kaki datar atau cara jalan yang tidak stabil. Pastikan pula ada ruang sekitar satu sentimeter antara ujung jempol kaki dengan ujung sepatu agar jari-jari anak memiliki ruang untuk bernapas dan bergerak bebas saat berjalan atau berlari.

Selain fleksibilitas, stabilitas pada bagian tumit juga menjadi hal yang krusial. Bagian belakang sepatu harus cukup kokoh untuk menopang tumit agar tidak bergeser ke kanan atau ke kiri saat anak melangkah. Mengapa edukasi agar jangan salah pilih ini sangat ditekankan? Karena banyak sepatu lebaran anak yang hanya mengandalkan desain cantik namun memiliki bagian belakang yang lembek. Penopang tumit yang baik akan membantu menjaga keselarasan pergelangan kaki dan lutut, sehingga risiko anak terjatuh atau mengalami keseleo saat bermain dengan sepupu di hari raya dapat diminimalisir secara efektif.

Material sepatu juga harus menjadi perhatian utama. Pilihlah bahan yang memiliki sirkulasi udara baik, seperti kulit asli atau mesh berkualitas tinggi. Hal ini penting untuk mencegah kelembapan berlebih yang dapat memicu jamur atau iritasi kulit pada kaki anak. Ingatlah agar jangan salah pilih bahan sintetis yang keras dan panas, karena kulit anak cenderung lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Penggunaan pengait yang mudah disesuaikan, seperti velcro, juga sangat disarankan agar sepatu dapat mengikuti perubahan volume kaki anak sepanjang hari tanpa memberikan tekanan yang menyakitkan.

Sebagai penutup, kesehatan kaki anak adalah investasi masa depan yang dimulai dari pemilihan alas kaki yang tepat hari ini. Memastikan kenyamanan anak saat merayakan lebaran akan membuat suasana hari raya menjadi lebih ceria tanpa gangguan rasa sakit pada kaki. Dengan mengikuti panduan agar jangan salah pilih sepatu, Anda telah memberikan dukungan terbaik bagi pertumbuhan fisik buah hati secara optimal. Jadikan momen lebaran sebagai ajang untuk memberikan yang terbaik bagi anak, mulai dari pendidikan spiritual hingga kesehatan fisik yang mendasar melalui alas kaki yang berkualitas dan suportif.

February 24, 2021 Posted by | Uncategorized | Comments Off on Jangan Salah Pilih! Tips Sepatu Lebaran Anak Agar Kaki Sehat

Pentingnya Cek Cara Jalan (Gait) Sebelum Ibadah Umrah Ramadan

Melaksanakan ibadah umrah di bulan Ramadan merupakan impian banyak umat Muslim, namun persiapan fisik yang matang sering kali terlupakan di tengah persiapan spiritual dan logistik. Salah satu aspek fisik yang paling krusial adalah kemampuan mobilitas, mengingat rangkaian ibadah seperti tawaf dan sai melibatkan aktivitas berjalan kaki dalam jarak yang cukup jauh. Di sinilah letak pentingnya cek cara jalan (gait) sebelum keberangkatan. Memahami bagaimana kaki Anda menumpu beban dan berinteraksi dengan permukaan lantai masjidil haram dapat mencegah risiko cedera otot, nyeri sendi, hingga kelelahan ekstrem yang bisa mengganggu kekhusyukan ibadah di tanah suci.

Analisis gait atau cara jalan adalah prosedur medis yang bertujuan untuk mendeteksi ketidakseimbangan biomekanika tubuh saat bergerak. Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki pola jalan yang salah, seperti kecenderungan menumpu pada satu sisi atau rotasi kaki yang tidak simetris. Dengan menyadari pentingnya cek cara jalan (gait), Anda dapat mengetahui apakah postur tubuh Anda saat berjalan akan memberikan tekanan berlebih pada lutut atau pinggang dalam jangka panjang. Deteksi dini terhadap masalah ini memungkinkan calon jemaah untuk melakukan latihan penguatan otot atau mendapatkan rekomendasi alas kaki medis yang tepat sebelum menghadapi medan yang menantang saat umrah nanti.

Kondisi lantai di area haram yang keras dan rata memerlukan bantalan kaki yang mampu meredam guncangan dengan baik. Tanpa pemahaman mengenai pentingnya cek cara jalan (gait), banyak jemaah yang salah memilih sepatu atau sandal, yang akhirnya berujung pada munculnya lecet, mata ikan, atau peradangan pada jaringan telapak kaki (plantar fasciitis). Melalui pemeriksaan gait profesional, ahli podiatri dapat menyarankan penggunaan insole atau ortotik khusus yang disesuaikan dengan bentuk kaki masing-masing individu. Persiapan ini sangat vital, terutama bagi jemaah lansia atau mereka yang memiliki riwayat penyakit degeneratif pada persendian, agar tetap mampu menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan mandiri.

Selain pemilihan alas kaki, hasil analisis cara jalan juga memberikan panduan mengenai latihan peregangan yang spesifik. Misalnya, jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa otot betis Anda terlalu tegang saat melangkah, Anda dapat mulai melakukan latihan fleksibilitas jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Mengabaikan pentingnya cek cara jalan (gait) seringkali baru terasa dampaknya saat jemaah berada di hari kedua atau ketiga di tanah suci, di mana kaki mulai membengkak dan terasa nyeri hebat. Dengan melakukan mitigasi risiko sejak awal, Anda tidak hanya melindungi kesehatan fisik, tetapi juga memastikan bahwa energi Anda sepenuhnya tercurah untuk beribadah tanpa terdistraksi oleh rasa sakit fisik.

Sebagai penutup, perjalanan umrah adalah perjalanan fisik sekaligus spiritual yang membutuhkan stamina prima. Melakukan pemeriksaan biomekanika dan memahami pentingnya cek cara jalan (gait) adalah bentuk ikhtiar atau usaha nyata dalam menjaga amanah tubuh. Dengan langkah kaki yang mantap, stabil, dan bebas dari nyeri, setiap putaran tawaf dan setiap lintasan sai dapat dijalani dengan penuh penghayatan. Pastikan Anda mempersiapkan fondasi tubuh Anda sebaik mungkin agar ibadah umrah di bulan suci ini berjalan lancar, aman, dan membawa keberkahan yang maksimal bagi kehidupan Anda di masa depan.

February 24, 2021 Posted by | Uncategorized | Comments Off on Pentingnya Cek Cara Jalan (Gait) Sebelum Ibadah Umrah Ramadan

Efek Air Wudu Berlebih Pada Kaki Kering: Tips Skincare Ramadan

Menjaga kesucian melalui wudu adalah bagian tak terpisahkan dari ibadah harian, terutama di bulan Ramadan saat intensitas ibadah meningkat. Namun, bagi sebagian orang, frekuensi pembasuhan anggota tubuh yang tinggi dapat memicu munculnya efek air wudu berlebih yang berdampak pada kelembapan alami kulit. Meskipun air bersifat menghidrasi, proses penguapan air yang berulang dari permukaan kulit tanpa perlindungan yang tepat justru dapat menarik kelembapan internal keluar. Akibatnya, area kaki, terutama pada bagian tumit dan sela-sela jari, menjadi lebih rentan mengalami kekeringan ekstrem hingga pecah-pecah yang menimbulkan rasa tidak nyaman saat berjalan.

Secara dermatologis, paparan air yang terus-menerus dapat mengikis lapisan sebum atau minyak alami yang berfungsi sebagai pelindung kulit (skin barrier). Saat kita membicarakan efek air wudu berlebih, masalah ini sering kali diperparah oleh penggunaan sabun yang mengandung deterjen keras atau suhu air yang terlalu panas saat mandi. Kulit kaki yang kering tidak hanya mengganggu estetika medis, tetapi juga meningkatkan risiko masuknya kuman melalui celah-celah kulit yang retak. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk memahami bahwa menjaga kebersihan spiritual melalui wudu harus diimbangi dengan perawatan kulit yang tepat agar kesehatan fisik tetap terjaga secara optimal.

Untuk meminimalisir dampak negatif tersebut, langkah pertama dalam tips skincare Ramadan adalah dengan memastikan pengeringan kaki yang sempurna setelah berwudu. Seringkali kita terburu-buru mengenakan kaos kaki dalam kondisi kaki yang masih lembap. Padahal, sisa air yang terjebak di sela jari dapat memicu efek air wudu berlebih berupa maserasi kulit atau pelunakan jaringan yang berlebihan. Gunakanlah handuk berbahan lembut dan tepuk-tepuk kulit hingga benar-benar kering. Segera setelah itu, aplikasikan pelembap yang mengandung urea atau ceramide untuk mengunci kelembapan dan memperkuat kembali lapisan pelindung kulit yang mungkin mulai menipis akibat pembasuhan berulang.

Selain perawatan luar, hidrasi dari dalam juga memainkan peran kunci. Selama waktu berbuka hingga sahur, pastikan asupan air putih tercukupi agar sel-sel kulit tetap terhidrasi dengan baik. Mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin E dan omega-3 juga membantu memperbaiki tekstur kulit dari lapisan terdalam. Dengan manajemen perawatan yang baik, efek air wudu berlebih dapat diatasi sehingga kulit kaki tetap kenyal dan sehat. Ingatlah bahwa kulit yang sehat akan memudahkan kita dalam menjalankan aktivitas ibadah, mulai dari berdiri lama saat salat tarawih hingga berjalan menuju masjid tanpa merasa perih akibat kulit yang tertarik atau pecah.

Kesimpulannya, keseimbangan antara ketaatan beribadah dan perawatan diri adalah kunci kebahagiaan di bulan suci. Memahami adanya efek air wudu berlebih bukan berarti kita mengurangi frekuensi ibadah, melainkan mendorong kita untuk lebih bijaksana dalam merawat anugerah fisik yang diberikan. Dengan mengaplikasikan tips skincare yang tepat dan menjaga kebersihan secara medis, kulit kaki Anda akan tetap terlindungi meskipun frekuensi kontak dengan air meningkat. Kaki yang sehat dan terawat akan menjadi pendukung setia dalam setiap langkah ibadah Anda, menjadikan Ramadan kali ini lebih bermakna tanpa gangguan masalah kulit yang tidak perlu.

February 24, 2021 Posted by | Uncategorized | Comments Off on Efek Air Wudu Berlebih Pada Kaki Kering: Tips Skincare Ramadan

Menu Buka Puasa Terbaik Untuk Pulihkan Otot Betis Yang Tegang

Menjalankan aktivitas sehari-hari sembari menahan lapar dan dahaga dapat memberikan tekanan tambahan pada sistem muskuloskeletal kita. Seringkali, setelah seharian beraktivitas, banyak orang mengeluhkan rasa kaku atau kram pada bagian bawah tubuh. Memilih menu buka puasa terbaik menjadi kunci utama untuk memulihkan kondisi fisik tersebut secara efektif. Saat berbuka, tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang tepat bukan hanya untuk mengembalikan energi, tetapi juga untuk memperbaiki jaringan otot yang mengalami kelelahan akibat dehidrasi dan kurangnya asupan elektrolit selama lebih dari dua belas jam.

Nutrisi pertama yang harus ada dalam daftar pemulihan adalah magnesium dan kalium. Kedua mineral ini berfungsi sebagai elektrolit penting yang mengatur kontraksi dan relaksasi otot. Dalam menyusun menu buka puasa terbaik, buah kurma dan pisang adalah pilihan organik yang sangat tepat karena kandungan kaliumnya yang tinggi. Selain itu, sayuran hijau gelap seperti bayam yang dimasak ringan dapat membantu merelaksasi otot betis yang tegang. Kekurangan mineral selama puasa seringkali menjadi penyebab utama otot terasa “terikat” atau kaku, sehingga mengembalikan keseimbangan mineral ini saat maghrib adalah langkah yang sangat krusial.

Protein berkualitas tinggi juga harus menjadi komponen utama dalam sajian berbuka Anda. Protein menyediakan asam amino yang diperlukan untuk memperbaiki mikrotrauma pada jaringan otot setelah berjalan atau berdiri lama. Ikan, dada ayam, atau protein nabati seperti tempe dan tahu adalah bagian dari menu buka puasa terbaik untuk mendukung regenerasi sel. Hindari mengonsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung minyak atau gorengan secara berlebihan di awal waktu berbuka, karena lemak jenuh dapat memperlambat penyerapan nutrisi penting yang justru sangat dibutuhkan oleh otot-otot yang sedang mengalami kelelahan.

Jangan lupakan peran penting hidrasi dalam proses pemulihan otot. Air putih adalah komponen wajib, namun untuk hasil optimal, air kelapa murni bisa menjadi tambahan yang luar biasa dalam menu buka puasa terbaik karena sifatnya sebagai isotonik alami. Hidrasi yang cukup membantu membuang sisa metabolisme seperti asam laktat yang menumpuk di otot betis, yang seringkali menjadi pemicu rasa pegal. Mengonsumsi cairan secara bertahap dari waktu berbuka hingga menjelang tidur akan memastikan elastisitas otot kembali normal dan mencegah terjadinya kram di tengah malam saat Anda sedang beristirahat.

Kesimpulannya, apa yang kita letakkan di meja makan saat berbuka sangat menentukan seberapa cepat tubuh kita pulih. Fokus pada asupan kaya mineral, protein seimbang, dan hidrasi yang tepat akan mengubah menu buka puasa terbaik menjadi sarana penyembuhan alami bagi tubuh. Dengan otot betis yang kembali rileks dan bugar, Anda akan memiliki kesiapan fisik yang lebih baik untuk melanjutkan ibadah di malam hari, seperti salat tarawih. Investasi pada nutrisi yang tepat adalah bentuk syukur atas kesehatan tubuh yang diberikan, memungkinkan kita untuk tetap produktif dan nyaman sepanjang bulan Ramadan yang penuh berkah.

February 24, 2021 Posted by | Uncategorized | Comments Off on Menu Buka Puasa Terbaik Untuk Pulihkan Otot Betis Yang Tegang

Hati-Hati Infeksi Jamur Kaki Di Masjid! Begini Cara Mencegahnya

Tempat ibadah merupakan ruang publik yang dikunjungi oleh banyak orang setiap harinya, terutama saat bulan suci di mana intensitas aktivitas di masjid meningkat drastis. Namun, di balik kekhusyukan ibadah, terdapat risiko kesehatan yang sering diabaikan, yaitu penyebaran patogen di area yang lembap. Menyadari risiko akan infeksi jamur kaki sangat penting, karena area tempat wudu dan karpet masjid yang lembap merupakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan jamur dermatofit. Jamur ini dapat berpindah dengan mudah melalui kontak langsung dengan permukaan yang terkontaminasi, menyebabkan gatal, kemerahan, hingga kulit yang mengelupas di sela-sela jari kaki.

Langkah pencegahan utama harus dimulai dari kesadaran pribadi saat berada di area basah. Tempat wudu seringkali menjadi titik utama penularan infeksi jamur kaki karena kondisi lantainya yang selalu basah dan digunakan secara bergantian tanpa alas kaki. Sangat disarankan untuk memastikan kaki benar-benar kering sebelum menginjakkan kaki di atas karpet masjid. Penggunaan tisu atau handuk kecil pribadi untuk mengeringkan sela-sela jari kaki setelah berwudu adalah tindakan preventif yang sangat efektif. Jamur sangat menyukai kelembapan, sehingga membiarkan kaki basah di dalam kaos kaki atau di atas karpet akan mempercepat proses kolonisasinya.

Selain menjaga kekeringan, kebersihan kaos kaki juga memegang peranan vital dalam menghindari infeksi jamur kaki. Selama beraktivitas di masjid, pastikan Anda menggunakan kaos kaki berbahan katun yang mampu menyerap keringat dengan baik. Kaos kaki yang sudah lembap akibat keringat atau sisa air wudu sebaiknya segera diganti dengan yang bersih. Jika memungkinkan, gunakanlah alas kaki yang memiliki sirkulasi udara baik saat menuju masjid. Hindari berbagi penggunaan alas kaki atau handuk dengan orang lain, meskipun di lingkungan yang akrab sekalipun, karena spora jamur dapat bertahan hidup cukup lama pada benda-benda berbahan kain atau plastik.

Pihak pengelola masjid juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga sanitasi lingkungan. Pembersihan karpet secara berkala menggunakan penyedot debu dan disinfektan dapat menekan populasi mikroorganisme penyebab infeksi jamur kaki. Ventilasi ruangan yang baik juga membantu mengurangi kelembapan udara di dalam masjid. Namun, perlindungan paling efektif tetaplah berasal dari kedisiplinan individu. Jika Anda mulai merasakan gejala seperti gatal yang menyengat atau munculnya bintil kecil di area telapak kaki, segera lakukan pengobatan mandiri dengan salep antijamur atau konsultasikan dengan tenaga medis sebelum infeksi menyebar lebih luas.

Menjaga kesehatan kaki adalah bagian dari menjaga kesempurnaan ibadah. Dengan memahami cara mencegah infeksi jamur kaki, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjaga kenyamanan jamaah lainnya. Kebersihan adalah sebagian dari iman, dan hal ini mencakup kebersihan fisik dari ujung kepala hingga ujung kaki. Dengan kaki yang sehat dan bebas dari iritasi, kita dapat menjalankan setiap rakaat salat dan iktikaf dengan lebih tenang dan fokus. Mari jadikan masjid tempat yang tidak hanya suci secara spiritual, tetapi juga aman dan higienis bagi seluruh masyarakat yang beribadah di dalamnya.

February 24, 2021 Posted by | Uncategorized | Comments Off on Hati-Hati Infeksi Jamur Kaki Di Masjid! Begini Cara Mencegahnya

Fitting Children’s Shoes

Parents so often worry about their kid’s teeth, eyes, and most other areas of the body, but do not get worried so much over the developing feet. Plenty of adult foot conditions can have their beginnings in childhood, consideration to footwear in kids can minimize the risk of these issues in adults.

Significance of the shoe to the child:
Inadequately fitting children’s shoes can cause many conditions in adults such as hammer toes, ingrown toenails, foot corns, calluses and bunions. Considering the high level of pain and discomfort that these disorders can cause, it is obviously logical to attempt to prevent these disorders by making certain that the child’s shoe is fitted correctly. Foot conditions in children are usually preventable.

Fitting footwear for the child:
The most important factor in shoes for a child is that they fit. Preferably, this means that footwear is fitted by somebody who has had some special education in the fitting of children’s footwear.

Tips for the fitting of children’s footwear:
* Children should have their feet measured roughly every three months (thus ensuring the need for new footwear as required).
* Typically, for a shoe to be correctly fitted, there should be a thumb width between the end of the shoe and the end of the longest toe.
* When looking at the bottom (sole) of the footwear, it should be fairly straight (not curved in too much) – feet are straight, so the footwear should be straight.
* The fastening system (laces, velcro, buckles) need to hold the heel securely in the back of the shoe (the foot ought not to be able to slip forward in the shoe).
* the heel counter (back part of the shoe) should be strong and stable.
* the footwear ought to be flexible across the ball of the foot, since this is where the foot bends.
* Leather and canvas are a better material – these are more robust and can breathe. Artificial materials usually do not breathe as well, except if they are of the ‘open weave’ type. Avoid plastics.
* Make certain the footwear have curved toe boxes to allow the toes more room to move and grow.
* Shoes ought not have to be “broken in”. Should they do, they are either improperly designed or badly fitted.
* An absorbent insole is useful, as the feet can sweat a great deal – children are very active!
* A number of stores focus on shoes for the child – make use of them!
* Fitting shoes correctly in adults is also just as crucial

3 tips for examining the child’s footwear:
There ought to be a thumb width between the end of the shoe and the end of the longest toe = length is correct.
You ought to be able to pinch the upper of the footwear between your thumb and forefinger (this can depend on the character of the material) = width is proper.
Does the shoe fit snugly around the heel and arch? How stable is the footwear when trying to ‘pull off’ the footwear? = good fit.

February 8, 2021 Posted by | Footwear | | Comments Off on Fitting Children’s Shoes

Chilblains

Chilblains area common problem in some countries and unheard of in others. They tend to commonly occur in colder climates.

Once they occur, it is important to keep the foot warm (link to advice) and prevent it from happening again. There is not a lot of research done on them despite how common they are (link to the research). They are more common in females, so that suggest hormonal issues, but the do occur in males. Lots of questions gets asked in forums and often the answers for a “cure” are just not there, so a lot more research is needed to get to the bottom of this small, but annoying problem.

March 27, 2020 Posted by | Skin Condtions | | Comments Off on Chilblains

What is a plantar plate tear?

The plantar plate is a strong ligament under the joints at the base of the toe in the ball of the foot. It is reasonably common to strain that ligament or have a small partial tear in it.

Typically, this starts as a slight ache under the ball of the foot that can be quite painful on palpation. The toe of the affected joint also tends to lift up off the ground.

Many questions get asked in forums and message boards on how to treat this, especially if it can heal on its own. It can’t. Treatment is almost always needed. Most the best way to treat it, is with strapping:

If that conservative approach is not helpful, there surgery is often needed.

March 14, 2020 Posted by | Uncategorized | Comments Off on What is a plantar plate tear?

Do bunion correctors work?

Bunion correctors are splints that are supposed to hold the big toe in a correct position and fix bunions. Lots of questions get asked online if they work (see here and here for examples). There does seem to be a moderate consensus that they may help a small amount.

Bunion correctors probably do not fix bunions, but will improve the angle of the big toe a small amount. Only surgery will make it go away.

There is a lot of marketing hype around the selling of these. See this: Bunion corrector gullibility. Don’t fall for it. At best, they will improve the ankle of teh big toe by a small amount and may be helpful with the pain in the joint. That may be a good thing.

October 3, 2019 Posted by | Uncategorized | Comments Off on Do bunion correctors work?

This website stores cookies on your computer. These cookies are used to provide a more personalized experience and to track your whereabouts around our website in compliance with the European General Data Protection Regulation. If you decide to to opt-out of any future tracking, a cookie will be setup in your browser to remember this choice for one year.

Accept or Deny